Minggu, 09 September 2012 | By: moNggodipunbukak.blogspot

Untaian kata tuk suami terciNta

suamiku,4 tahun sudah berlalu.masih teringat jelas dalam memori otakku detik-detik kebahagiaan itu.detik dimana malaikatpun ikut mendo'akan kita.detik dimana gerbang kebahagiaan akan kita lewati dengan ikatan perjanjian yang kuat.mahligai akan kita bangun dengan kekuatan cinta.mhaligai yang meski sederhana, namun kokoh dan meneduhkan.engkau sebagai raja yang arif nan perkasa melindungi dari setiap serangan.dan aku adalah ratu yang lembut, senantiasa memberi cinta dan kedamaian serta menjaga singgasana kita.

suamiku, 4 tahun kita lalui penuh kebahagiaan.namun sayang, kita tidak boleh berbangga diri.jalan di depan kita masih panjang.

4 tahun hanya masa singkat, karna sepanjang usia kita pun takkan bisa benar-benar mengenal dua pribadi yang berbeda.ingatlah suamiku, perjalanan kita tidak selalu mulus seperti yang kita rencanakan.akan banyak kejutan dari-Nya yang akan membuat kita tersenyum, tertawa, menangis bahkan terluka. namun, jangan sampai gentar suamiku sayang.tetaplah tegar dan kuat menghadapinya. karena kita kan selalu bersama, berusaha sabar dan mengambil hikmah di setiap kejutan itu.

ingatkah engkau sayangku, nasihat bijak dari orang tua kita? beliau tak lebih tinggi pendidikannya dari kita. namun mereka telah melalui perjalanan yang panjang.telah banyak bunga dan duri yang mereka temui.dan pastinya mereka lebih banyak mengambil hikmahnya.maka suamiku, marilah kita renungkan nasehat tersebut. sama-sama kita perbanyak bekal dalam perjalanan kita.

sayang, aku ingin selalu menjadi bidadari untukmu.tidak hanya di dunia sekarang, tapi juga sampai ke surga Allah kelak.maka, tak akan mudah seperti yang ku bayangkan untuk mencapainya. dinda juga perlu bantuan dan dukunganmu, wahai suamiku. ingatkanlah dengan tegas setiap kesalahanku namun dengan kelembutanmu.karna istrimu ini hanyalah tulang rusukmu yang bengkok.jangan kau paksakan meluruskannya, karna ia akan patah.tapi jangan juga kau biarkan karna ia akan selamanya bengkok.bimbinglah istrimu ini untuk meraih ridho darimu dan terutama ridho dari Allah.

ketahuilah suamiku, aku hanyalah manusia biasa yang jauh dari sempurna. begitu juga dengan dirimu. aku hanya wanita yang bisa rapuh. begitu juga engkau hanya lelaki yang bisa menjadi khilaf. kita hanya pribadi yang mempunyai ego masing-masing. kita bisa mengajukan semua logika untuk merancang masa depan surga kita. namun, kita tidak berdaya dengan Kuasa-Nya. hanya kekuatan do'a lah yang bisa membantu kita. hanya kesederhanaan pemikiran kita tentang sabar dan syukur yang bisa menyelamatkan kita.

jangan pernah takut sayang, jika suatu saat badai datang menerjang kapal kita. aku akan selalu mendapingimu melawan badai itu. luruskan arah dan kembangkan layar, aku akan membantumu dengan kompas penunjuk arah yang benar. tetaplah tabah menghadapinya karna badai itu akan mendewasakan kita hingga nantinya kita sampai ke pulau impian itu. karna Allah tidak akan menguji kita di luarkkesanggupan kita. yakinlah akan ada terang setelah gelap malam. kuatkanlah desai kapal kita agar anak-anak kita nantinya tetap aman di dalamnya meski kita menghadapi goncangan. persiapkanlah untuk mereka pendidikan akhlak yang terbaik.

tak banyak lagi kata-kata yang bisa kutuangkan dalam tulisan ini, suamiku. sekian surat untukmu dariku, suamiku.kutitipkan do'a didalam surat ini dan akan kukirim lewat cinta dan kasih sayang hanya untukmu.

dari wanita tak sempurna yang sedang belajar menjadi perhiasan dunia untukmu, sebagai istri sholeha.

0 komentar:

Posting Komentar